ilustrasi
Presiden: Kemudahan Berusaha Indonesia Lebih Baik China dan India

Jakarta, 02/11/2017 Kemenkeu - Reformasi struktural yang dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuahkan hasil. Bank Dunia (World Bank) mengumumkan peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) naik dari 91 ke posisi 72. 

"Itu akan terus kita perbaiki, kita benahi. Dulu peringkat 120, masuk ke 106, masuk lagi ke 91, sekarang 72. Artinya, kita sekarang sudah lebih baik. Lebih baik dari Cina, dari India, dari Brasil," kata Jokowi di Muara Gembong, Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi, Rabu (01/11).

Jokowi mengapresiasi kinerja kabinet. Namun, secara keseluruhan ia masih belum puas tetap menginginkan Indonesia sampai ke peringkat 40 bisa tercapai dalam 2 tahun ke depan.

"Saya enggak mau hanya 72. Tahun depan paling tidak 50, tahun depannya lagi baru masuk ke target yang saya berikan 40," ungkapnya.

Agar bisa mengejar target tersebut, Jokowi meminta semua pihak untuk terus bekerjasama membereskan berbagai macam persoalan. Komponen yang sudah baik diharapkan terus bisa ditingkatkan.

"Harus ada pembenahan total, dari urusan perizinan, listrik, properti, semuanya harus lebih baik," terang Jokowi.

Dengan demikian, investor semakin tertarik untuk menanamkan modalnya ke Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi guna menciptakan masyarakat yang sejahtera.

"Sehingga semua usaha, baik usaha kecil, usaha mikro, usaha gede, semuanya dimudahkan dalam perizinan. Kalau mereka ingin membuka usaha, memperluas usaha, karena dari situlah nanti ada rekruitmen tenaga kerja, pembukaan lapangan kerja baru," ujar Jokowi. (mj/nr)