Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto memberikan keterangan kepada awak media selepas acara acara BMN Award di Aula Dhanapala Kemenkeu (02/11)
Sesjen: Tidak Ada Kecurangan Pada Seleksi CPNS Kemenkeu

Jakarta 02/11/2017 Kemenkeu - Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dipastikan tanpa kecurangan. Kemenkeu menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam setiap tahapan yang dilaksanakan.

"Tidak ada satu calon peserta yang dirugikan dalam tes ini, apalagi ada praktik cheating, ada hal buruk, itu tidak ada," ungkap Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto dalam konferensi pers di kantor pusat Kemenkeu, Kamis (2/11/2017).

Proses seleksi CPNS telah disesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 22 Tahun 2017 tanggal 7 September 2017 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2017.

"Jadi kepada adik-adik yang melamar tes SKD, mohon dapat diyakini, bahwa proses ini melalui tahap yang rigid, yang diawasi oleh BKN, di level Kemenkeu oleh seluruh eselon I mengawasi, ini satu proses menjunjung tinggi integritas," kata Hadiyanto.

Dari 77.001 peserta CPNS di Kemenkeu, yang berhasil lolos untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar sebanyak 57.174 peserta, dan yang berhasil lolos sesuai atau memenuhi nilai ambang batas atau passing grade sebanyak 12.882 peserta.

Selanjutnya 12.882 peserta kembali disesuaikan dengan jumlah kuota atau formasi berdasarkan jabatan atau klasifikasi pendidikan. Sehingga totalnya mencapai 3.709 perserta.

Peserta lalu mengikuti seleksi psikotes dan wawancara, sampai akhirnya jadi 2.880 sesuai kuota yang dibutuhkan.

Proses pengumuman seleksi CPNS dilakukan secara nasional melalui koordinasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), sehingga prosesnya terpusat dan dilakukan secara utuh.

Pengumuman yang dilakukan Kemenkeu juga bersamaan dengan 61 Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya yang tengah membuka proses rekrutmen.

"Kemenkeu melakukan proses penerimaan dan menyampaikan proses pengumuman berdasarkan data yang disampaikan BKN, karena yang mengelola jumlah administrasi dan proses seleksi di rekruitmen ini melalui BKN, sehingga pengelolaan data dan jumlah yang ikut dilakukan BKN, atas dasar hasil seluruh Indonesia itu BKN menyampaikan ke masing-masing k/l," jelas Sesjen. (mj/rsa)