Sukuk Ritel: Investasi Rakyat Penuh Manfaat

Kini, seluruh individu Warga Negara Indonesia dapat berinvestasi dengan aman dan sesuai syariah hanya dengan membeli Sukuk Ritel. Bersama Sukuk Ritel, mari bersama membangun bangsa.

  
            
   
Mengenal Sukuk Ritel   Sukuk Ritel seri SR-009 Tahun 2017
 
 
 

 

  
   Mengenal Sukuk Ritel
  Apa Itu Sukuk Ritel?
  Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah dan dijual kepada individu Warga Negara Indonesia melalui Agen Penjual. Sukuk Ritel sangat terjangkau, karena bisa dibeli mulai dari Rp 5 juta s.d Rp5 miliar. Dengan membeli Sukuk Ritel kita akan memperoleh pendapatan tetap setiap bulan (fixed coupon) serta potensi mendapatkan capital gain (jika dijual di pasar sekunder). Jangka waktu (tenor) Sukuk Ritel adalah 3 tahun.  
 
  Dasar Hukum Penerbitan Sukuk Ritel
  Sukuk Ritel memiliki landasan hukum berupa Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 218 Tahun 2008.  
 
  Tujuan dan Manfaat Penerbitan Sukuk Ritel
 
  1. Sebagai sumber pembiayaan APBN termasuk pembiayaan proyek.
  2. Mendukung keuangan inklusif dengan menyediakan produk investasi yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
  3. Mendukung transformasi masyarakat dari savings-oriented society (menabung) menuju investing-oriented society (investasi).
  4. Mendukung pengembangan industri keuangan syariah di tanah air.
 
 
  Apakah Berinvestasi di Sukuk Ritel itu Aman?
  Tidak perlu khawatir, Sukuk Ritel sangat aman karena diterbitkan oleh Pemerintah RI. Negara juga menjamin penuh (100%) pembayaran imbalan setiap bulan serta nilai nominal/pokok pada saat jatuh tempo.  
 
  Siapa yang Bisa Membeli Sukuk Ritel?
  Setiap individu Warga Negara Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) bisa membeli Sukuk Ritel.  
 
  Apa Saja Keuntungan Membeli Sukuk Ritel?
 
   Aman Karena dijamin penuh oleh Pemerintah
   Menguntungkan Memberikan tingkat imbalan yang kompetitif
   Sesuai syariah Telah mendapatkan fatwa dan pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional - MUI
   Terjangkau Minimal pembelian Rp5 juta dan kelipatannya, maksimal Rp5 miliar
   Pendapatan tetap Mendapatkan imbalan tetap (fixed coupon) setiap bulan sampai dengan jatuh tempo
   Pajak lebih rendah Pajak atas imbalan Sukuk Ritel hanya 15%, lebih rendah dibandingkan pajak terhadap bunga deposito yang sebesar 20%
 
 
  Apakah Saja Potensi Risiko di Sukuk Ritel?
 

1. Risiko Gagal Bayar (Default Risk)

Risiko ini hampir tidak ada di Sukuk Ritel. Karena pembayaran pokok dan imbalan Sukuk Ritel dijamin penuh oleh negara (berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2008).

2. Risiko Likuiditas (Liquidity Risk)

Risiko likuiditas adalah potensi kerugian apabila sebelum jatuh tempo Pemilik Sukuk Ritel yang memerlukan dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual Sukuk Ritel di pasar sekunder pada tingkat harga (pasar) yang wajar.

3. Risiko Pasar (Market Risk)

Risiko pasar adalah potensi kerugian bagi investor apabila terjadi kenaikan tingkat suku bunga yang menyebabkan penurunan harga Sukuk Ritel di pasar sekunder. Kerugian (capital loss) dapat terjadi apabila investor menjual Sukuk Ritel di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya.
 
 
  Apakah Sukuk Ritel Sesuai Syariah?
  Penerbitan Sukuk Ritel didasarkan pada prinsip syariah dan telah mendapat Pernyataan Kesesuaian Syariah (Opini Syariah) dari Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor B-101/DSN-MUI/II/2017 tanggal 14 Februari 2017.  
 
  Akad & Underlying Asset Yang Digunakan Dalam Sukuk Ritel
 

Sukuk Ritel bukan surat utang, tetapi merupakan surat berharga syariah yang mencerminkan bukti kepemilikan investor atas Aset SBSN (underlying asset) yang disewakan. 

Akad syariah yang digunakan adalah akad Ijarah Asset to be Leased, yaitu akad ijarah yang obyek ijarahnya sudah ditentukan spesifikasinya dan sebagian obyek ijarah sudah ada pada saat akad dilakukan, tetapi penyerahan keseluruhan obyek ijarah dilakukan pada masa yang akan datang sesuai kesepakatan. Sedangkan SBSN Ijarah Asset to be Leased adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti kepemilikan atas bagian dari aset SBSN yang menjadi obyek ijarah, baik yang sudah ada maupun akan ada (Fatwa DSN-MUI Nomor 76/2010).

Underlying asset yang digunakan dalam penerbitan Sukuk Ritel adalah proyek/kegiatan APBN serta Barang Milik Negara berupa tanah dan bangunan, yang kemudian disewakan kepada Pemerintah melalui akad Ijarah Asset to be Leased. Imbalan yang diterima investor berasal dari pembayaran sewa (ujrah) dalam jumlah tetap yang dibayar secara berkala.

 
 
  Perbandingan Sukuk Ritel dengan Produk Investasi Lain
 

Berikut beberapa perbandingan fitur antara Sukuk Ritel dengan beberapa produk investasi lain, seperti ORI, Saham, Reksadana, dan Deposito.

    Sukuk Ritel ORI Saham Reksadana Deposito
Return/ imbalan Imbalan setiap bulan  Kupon setiap bulan Deviden  Kenaikan Nilai Aktiva Bersih  Bunga 
Pasar sekunder dan potensi capital gain Ada  Ada Ada  Ada  Tidak ada 
Masa Jatuh tempo Ada  Ada Tidak ada  Ada  Ada 
Jaminan Pemerintah  Ada (100%)  Ada (100%) Tidak ada  Tidak ada  Ada (maks. Rp2 miliar) 
Pajak terhadap imbalan 15% final  15% final  10% final atas deviden yang diterima  5%
dikenakan atas return yang diterima dari obligasi.
20% final 

 

 
   Sukuk Ritel seri SR-009 Tahun 2017
 

Setelah diterbitkan secara reguler mulai tahun 2009, Pemerintah akan kembali menerbitkan Sukuk Ritel seri SR-009 di tahun 2017 ini dengan fitur berikut:

 
  Fitur Sukuk Ritel seri SR-009
 
- Struktur Akad : SBSN Ijarah Asset to be Leased
- Tanggal Penerbitan : 22 Maret 2017
- Jatuh Tempo : 10 Maret 2020
- Sifat Perdagangan : Dapat diperdagangkan di pasar sekunder (tradable) setelah satu periode imbalan (setelah tanggal 10 April 2017)
- Penerbit : Pemerintah Indonesia melalui Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia
- Underlying Asset : Proyek/Kegiatan APBN Tahun 2017 dan Barang Milik Negara
- Imbalan : 6,9% per tahun , dibayarkan setiap Tanggal 10 setiap bulan dalam jumlah tetap (fixed)
- Pembayaran Imbalan Pertama Kali : 10 April 2017
- Minimum Pembelian : Rp5 Juta dan kelipatannya
- Maksimum Pembelian : Rp5 Miliar
 
 
  Kapan Bisa Mulai Membeli Sukuk Ritel seri-009?
  Sukuk Ritel seri SR-009 bisa dibeli selama masa penawaran, yaitu dari tanggal 27 Februari s.d 17 Maret 2017.  
 
  Dimana Bisa Membeli Sukuk Ritel seri SR-009?
 

Sukuk Ritel seri SR-009 bisa dibeli di 22 Agen Penjual yang telah ditunjuk Pemerintah, yaitu:

PT Bank Mandiri (Persero), Tbk PT Bank Danamon Indonesia, Tbk Citibank N.A.
PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Permata, Tbk PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk PT Bank Mega, Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Standard Chartered Bank PT Bank Pan Indonesia, Tbk
PT Bank OCBC NISP, Tbk PT Bank CIMB Niaga, Tbk  
PT Bank Central Asia, Tbk PT Bank Maybank Indonesia, Tbk  
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk PT Bank Commonwealth  
PT Bank Syariah Mandiri PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk  
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd PT Bank BRISyariah  
 
 
  Bagaimana Cara Membeli Sukuk Ritel seri-009?
  Membeli Sukuk Ritel sangat mudah. Hampir seluruh bank besar, baik nasional, maupun asing, bank syariah, dan perusahaan sekuritas yang kredibel, bergabung menjadi Agen Penjual Sukuk Ritel. Berikut langkah mudah membeli Sukuk Ritel seri SR-009:
  1. Mendatangi Agen Penjual Sukuk Ritel seri SR-009 dengan membawa KTP.
  2. Membuka rekening dana bank umum dan rekening surat berharga (bila belum memiliki rekening),* mengisi dan menandatangani formulir pemesanan, dan menyediakan dana pembelian. Selanjutnya formulir pemesanan yang telah ditandatangani, fotocopy KTP, dan bukti setor diserahkan kepada Agen Penjual.
  3. Menunggu hasil penjatahan Sukuk Ritel seri SR-009 oleh Pemerintah (20 Maret 2017).
  4. Dalam hal tidak mendapat penjatahan, investor akan menerima pengembalian dana dari Agen Penjual.
  5. Jika mendapat penjatahan, investor akan menerima konfirmasi kepemilikan Sukuk Ritel seri SR-009 dari Agen Penjual.

* Pembukaan rekening dana bank umum untuk menampung dana tunai atas pembayaran imbalan dan nilai nominal Sukuk Ritel (rekening dana wajib atas nama pemesan sesuai dengan KTP). Pembukaan rekening surat berharga di bank kustodian untuk mencatat kepemilikan Sukuk Ritel atas nama investor.

 
 
  Biaya apa saja Yang Ada Dalam Pembelian Sukuk Ritel seri SR-009
 
  • Biaya materai untuk membuka rekening bank umum (tidak perlu jika sudah punya rekening bank umum).
  • Biaya materai untuk membuka rekening surat berharga (tidak perlu jika sudah punya rekening surat berharga).
  • Biaya transfer dana (berbeda-beda pada setiap Agen Penjual).
 
 
  Tanggal-Tanggal Penting terkait Penerbitan Sukuk Ritel seri SR-009
 
Jumat, 24 Februari 2017 : Penetapan  tingkat imbalan & final terms and condition
Senin, 27 Februari s.d Jumat, 17 Maret 2017  : Masa penawaran / pembelian Sukuk Ritel
Senin, 20 Maret 2017 : Penjatahan
Rabu, 22 Maret 2017 : Setelmen 
Kamis, 23 Maret 2017 : Pengembalian dana yang tidak mendapat penjatahan (maks 3 hari kerja setelah penjatahan)
Kamis, 23 Maret 2017 : Listing di Bursa Efek Indonesia
Senin, 3 April 2017 : Konfirmasi kepemilikan
 
 
  Pembayaran Imbalan Sukuk Ritel seri SR-009
 

Imbalan Sukuk Ritel seri SR-009 dibayar tetap setiap bulan dan mencerminkan hak investor atas keuntungan hasil investasi berupa besaran sewa atas hasil penyewaan aset SBSN. Imbalan akan dikreditkan ke rekening pemilik Sukuk Ritel.

Waktu pembayaran imbalan Sukuk Ritel seri SR-009:

  • pertama kali tanggal 10 April 2017.
  • imbalan kedua dan seterusnya tanggal 10 setiap bulan.
  • imbalan terakhir dibayarkan tanggal 10 Maret 2020.

Jika tanggal pembayaran imbalan bertepatan dengan hari libur nasional, pembayaran akan dilakukan pada hari kerja berikutnya.

 

 
 
  Pembayaran Nilai Nominal Sukuk Ritel seri SR-009
  Pembayaran Nilai Nominal Sukuk Ritel seri SR-009 Pembayaran nilai nominal Sukuk Ritel seri SR-009 akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo (10 Maret 2020) sebesar 100% dari jumlah nilai nominal. Nilai nominal akan dikreditkan langsung ke rekening pemilik Sukuk Ritel seri SR-009.  
     
 
         
 
   
 

Informasi lebih lanjut:

     
 

Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
Direktorat Pembiayaan Syariah

Website : www.djppr.kemenkeu.go.id
Email : webmaster@djppr.kemenkeu.go.id
Twitter : @DJPPRkemenkeu
Telepon : (021) 3516296
Fax : (021) 3510728